Wall Street Capai Level Tertinggi Baru di Tahun 2023 Imbas Data Inflasi AS Terkendali

Anggie Ariesta
Lantai perdagangan New York Stock Exchange (NYSE) atau dikenal dengan sebutan Wall Street. (Foto: Reuters)

"Pasar mengandalkan lebih banyak soft landing yang akan memungkinkan The Fed untuk melakukan pelonggaran kebijakan."

Wren juga mengatakan saham-saham menghadapi resistensi pada level tertingginya tahun ini, dengan dorongan kuat ke sisi atas tidak mungkin terjadi dalam jangka waktu dekat hingga menengah.

Faktor lain yang mengurangi volatilitas adalah berakhirnya masa berlaku opsi pada akhir minggu, dengan S&P 500 tidak mencatat pergerakan sebesar 1 persen ke arah mana pun selama 19 sesi berturut-turut, yang merupakan rekor terpanjang sejak Agustus.

Pasar akan melihat kembali data inflasi dalam bentuk Indeks Harga Produsen (PPI) sebelum semua fokus tertuju pada pengumuman kebijakan The Fed pada akhir pertemuan dua harinya pada hari Rabu.

Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Inggris juga dijadwalkan menyampaikan keputusan kebijakannya pada akhir pekan ini.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

8 hari lalu

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Rupiah Diprediksi Melemah Pekan Depan

18 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.679 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

1 bulan lalu

PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar Bunga Delapan Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal