Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kekhawatiran The Fed Agresif Tingkatkan Suku Bunga

Anggie Ariesta
Bursa Saham AS atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (20/10/2022) waktu setempat imbas kekhawtiran The Fed agresif naikkan suku bunga. (Foto: Istimewa)

Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan mengumumkan kenaikan 75 basis poin keempat berturut-turut pada pertemuan November, dengan peluang luar peningkatan poin persentase penuh.

Volume di bursa AS adalah 11,37 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,62 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Masalah yang menurun melebihi jumlah yang meningkat di NYSE dengan rasio 2,12 banding 1; di Nasdaq, rasio 1,34 banding 1 mendukung penurunan.

S&P 500 membukukan 3 tertinggi baru 52-minggu dan 28 terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 53 tertinggi baru dan 239 terendah baru.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
18 hari lalu

Tok! BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen

23 hari lalu

Mengapa Dolar Bertahan di Rp18.000?

1 bulan lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

2 bulan lalu

Pemerintah Resmi Setujui Tenor KPR Subsidi hingga 40 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal