Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Reli Saham Microsoft

Anggie Ariesta
Lantai perdagangan New York Stock Exchange (NYSE) atau dikenal dengan sebutan Wall Street. (Foto: Reuters)

Indeks utilitas defensif (.SPLRCU) adalah yang terlemah di antara 11 sektor utama S&P 500, berakhir turun 0,3 persen diikuti oleh kandang konsumen (.SPLRCS), yang ditutup turun 0,01 persen.

Meskipun volume perdagangan seringkali tipis menjelang libur Thanksgiving AS pada hari Kamis, investor akan memiliki setidaknya dua katalis potensial untuk dipantau.

Salah satunya adalah laporan triwulanan, yang akan dirilis pada hari Selasa dari perancang chip Nvidia (NVDA.O), yang sahamnya dipandang sebagai salah satu cara terbaik untuk bertaruh pada industri kecerdasan buatan yang sedang berkembang. Hasil Nvidia akan mengakhiri musim pendapatan untuk kelompok perusahaan megacap yang disebut “Magnificent Seven”.

Juga pada hari Selasa, The Fed diperkirakan akan menerbitkan risalah pertemuan bulan November, yang mungkin memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga AS.

Para pedagang hampir sepenuhnya memperkirakan kemungkinan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan Desember, dan beberapa sudah mulai memperkirakan penurunan suku bunga segera setelah bulan Maret, menurut alat FedWatch CME Group.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Baru! 67% Talenta Digital Indonesia Andalkan AI Setiap Hari

57 tahun lalu

Karya Terbaik Lulusan Microsoft Elevate Dipamerkan di AI Impact Challenge, Ini Inovasinya!

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal