Wall Street Ditutup Turun Dipicu Kekhawatiran Investor Terkait Kebijakan The Fed  

Anggie Ariesta
Wall Street ditutup turun tajam pada Kamis waktu setempat di tengah kekhawatiran investor terkait perjuangan agresif The Fed melawan inflasi. (Foto: Istimewa)

Saham yang paling banyak diperdagangkan di S&P 500 adalah Tesla Inc, dengan saham senilai 20,8 miliar dolar AS yang dipertukarkan selama sesi tersebut. Sahamnya turun 6,8 persen.

Hasil pada banyak Treasuries, yang dianggap hampir bebas risiko jika dipegang hingga jatuh tempo, sekarang mengerdilkan hasil dividen S&P 500, yang baru-baru ini mencapai sekitar 1,8 persen, menurut Refinitiv Datastream.

Volume di bursa AS relatif berat, dengan 11,6 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 11,4 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

11 indeks sektor S&P 500 turun, dipimpin lebih rendah oleh utilitas turun 4,06 persen, diikuti oleh penurunan 3,37 persen pada consumer discretionary. Saham yang turun melebihi jumlah saham yang naik dalam S&P 500 dengan rasio 11,6 banding-1.

Meta Platforms berakhir turun 3,7 persen setelah Bloomberg melaporkan pemilik Facebook membekukan perekrutan dan memperingatkan karyawan akan lebih banyak perampingan yang akan datang. 

CarMax Inc merosot hampir 25 persen setelah pengecer mobil bekas itu meleset dari ekspektasi untuk hasil kuartal kedua, dirugikan oleh konsumen yang memotong pengeluaran di tengah inflasi, kenaikan suku bunga dan harga mobil yang lebih tinggi.

General Motors Co dan Ford Motor Co masing-masing turun lebih dari 5 persen.

S&P 500 tidak membukukan tertinggi baru dan 106 terendah baru. Sementara, Nasdaq mencatat 14 tertinggi baru dan 518 terendah baru.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Bisnis
7 hari lalu

Ciptadana Asset Management dan JPFA Meriahkan Acara MNC Sekuritas Corporate Forum 2026

Nasional
10 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
11 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal