Wall Street Ditutup Turun Imbas Suku Bunga Tinggi

Anggie Ariesta
Pialang saham di bursa Wall Street. (Foto: dok iNews)

Imbal hasil Treasury 10-tahun yang menjadi acuan telah naik ke level tertinggi dalam 16-tahun setelah prospek suku bunga jangka panjang Federal Reserve yang hawkish pada minggu lalu.

“Kami terus menyesuaikan diri dengan suku bunga yang lebih tinggi,” kata Brad McMillan, kepala investasi Commonwealth Financial Network.

Indeks volatilitas CBOE (.VIX), yang dikenal sebagai "pengukur ketakutan" Wall Street, ditutup pada level tertinggi sejak 25 Mei 2023. Saham-saham megacap yang telah mendorong indeks lebih tinggi tahun ini, merosot pada perdagangan Selasa (26/9/2023).

Saham Amazon.com (AMZN.O) turun 4 persen karena Komisi Perdagangan Federal AS mengajukan gugatan antimonopoli yang telah lama ditunggu-tunggu terhadap pengecer online tersebut.

Investor fokus pada indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi pada hari Jumat untuk mendapatkan gambaran baru mengenai gambaran inflasi. Minggu ini juga terdapat data lain termasuk barang tahan lama dan produk domestik bruto kuartal kedua, serta pernyataan dari pembuat kebijakan Fed seperti Ketua Jerome Powell.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
2 hari lalu

Tips MotionTrade: Mengenal Istilah Penting dalam Waran Terstruktur

Keuangan
5 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp12.736 Triliun

Nasional
8 hari lalu

Tok! BI Kembali Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen

Keuangan
8 hari lalu

Tips MotionTrade: Diversifikasi Investasi dengan Exchange Traded Fund

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal