Wall Street Sambut Data Inflasi Pekan Depan, Bagaimana Pergerakannya?

Dinar Fitra Maghiszha
Bursa Wall Street akan menyambut sejumlah data makroekonomi pada perdagangan pekan depan, salah satunya data inflasi produsen dan konsumen AS. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, iNews.id - Bursa Wall Street akan menyambut sejumlah data makroekonomi pada perdagangan pekan depan, salah satunya data inflasi produsen dan konsumen Amerika Serikat (AS). Kenaikan harga dikhawatirkan membuat ekspektasi suku bunga memanas dan pada akhirnya menguatkan kekhawatiran resesi

Mengutip Associated Press, para ekonom menilai geliat pasar tenaga kerja yang cukup kuat dapat mendorong inflasi, sekaligus berpotensi menahan laju suku bunga untuk jangka waktu yang lama.

“Risikonya memang bank sentral melakukan pengetatan terlalu sedikit. Ukuran keberhasilan mereka itu bukan untuk menghindari resesi, tetapi mengembalikan inflasi sesuai target,” tulis para ekonom yang dipimpin Ethan Harris dalam laporan BofA Global Research, Minggu (12/2/2023).

Beberapa saham megacaps sempat reli pada bulan Januari lalu. Harapan bahwa ekonomi negeri Paman Sam dapat terhindar dari resesi mengemuka lantaran inflasi mulai melandai.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

Internasional
2 jam lalu

Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya

Nasional
9 jam lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

Internasional
14 jam lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal