NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street tumbang pada akhir perdagangan Jumat (26/11/2021) waktu setempat. Hal itu akibat dampak dari varian baru Covid-19 yang ditemukan di Afrika Selatan.
Dikutip dari Reuters, pada penutupan perdagangan di Bursa Wall Street, Indeks Dow Jones jatuh 905,04 poin atau 2,53 persen ke 34.899,34. Indeks Dow Jones turun lebih dari 1.000 poin ke posisi terendah dalam sesi perdagangan. Sementara Indeks S&P 500 melemah 2,27 persen menjadi 4.594,62 dan Indeks Nasdaq tergelincir 2,23 persen menjadi 15.491,66.
Penurunan Indeks S&P 400 merupakan penurunan terburuk sejak September. Sedangkan Nasdaq mengalami penurunan terburuk dalam dua bulan.
Wall street merosot setelah pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan varian baru Covid-19 yang lebih ganas telah terdeteksi di Afrika Selatan. Varian baru mengandung lebih banyak mutasi pada lonjakan protein, komponen virus yang mengikat sel, dan sangat menular.
Ilmuwan khawatir mutasi ini dapat meningkatkan resistensi. Kendati demikian, WHO menyatakan penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan. WHO menganggap strain baru itu sebagai varian yang mengkhawatirkan dan menamakannya omicron.