5 Hari Berunding, Uni Eropa Sepakati Rp30.815 Triliun Paket Stimulus Covid-19

Djairan
27 pemerintah negara anggota Uni Eropa (UE) telah mencapai kesepakatan bersejarah mengenai dana pemulihan ekonomi terdampak pandemi Covid-19. (Foto: Ist)

BRUSSELS, iNews.id - Sebanyak 27 pemerintah negara anggota Uni Eropa (UE) telah mencapai kesepakatan bersejarah mengenai dana pemulihan ekonomi terdampak pandemi Covid-19, sebesar 1,82 triliun euro (Rp30.815 triliun). Kesepakatan itu diumumkan Selasa (21/7/2020) setelah melewati perundingan secara maraton di Brussels, Belgia selama limahari.

Pertemuan tersebut menjadi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) terpanjang dalam sejarah UE. Komisi UE mengumumkan, stimulus tersebut terdiri dari 750 miliar euro (Rp12.664 triliun) yang akan disalurkan pada tahap awal dalam bentuk hibah dan pinjaman, kepada negara-negara anggota dan berbagai sektor yang paling terdampak Covid-19. Selanjutnya, pendanaan inisiatif untuk tahun anggaran 2021-2027 sejumlah 1.074 triliun euro (Rp18.136 triliun).

"Melalui persetujuan yang telah kami sepakati ini, Eropa secara keseluruhan, sekarang memiliki peluang besar untuk dapat menjadi lebih kuat dan bisa segera keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19 ini," ujar Presiden Komisi UE, Ursula von der Leyen, dikutip dari CNBC Selasa (21/7/2020).

Para kepala negara anggota UE telah melangsungkan pembicaraan dalam KTT tersebut sejak Jumat pagi, untuk membahas dana yang diusulkan dalam anggaran pemulihan ekonomi. Namun, perdebatan selama lima hari terus berlangsung, tentang bagaimana membagi jumlah antara hibah dan pinjaman, mengawasi investasinya ke depan dan menghubungkannya dengan nilai-nilai demokrasi UE.

Pada akhirnya, mereka setuju untuk mendistribusikan 390 miliar euro (Rp6.585 triliun) dari total stimulus tahap awal dalam bentuk hibah, dan selebihnya dalam bentuk pinjaman dan bantuan lainnya. Jumlah hibah yang disepakati kurang dari target proposal yang diajukan oleh Prancis dan Jerman sejak Mei lalu, sebesar 500 miliar euro (Rp8.444 triliun).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal