73 Persen Peserta Kartu Prakerja Belum Pernah Ikut Pelatihan

Giri Hartomo
Manajemen Pelaksana (PMO) program kartu prakerja menjawab anggapan publik yang berkaitan dengan efektivitas dari pelatihan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Manajemen Pelaksana (PMO) program kartu prakerja menjawab anggapan publik yang berkaitan dengan efektivitas dari pelatihan. PMO memastikan, pelatihan yang diberikan kepada peserta kartu prakerja bermanfaat. 

Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, ada 1,2 juta peserta prakerja yang sudah mendapatkan manfaat berupa pelatihan dalam periode 5 Agustus hingga 26 September. Pelatihan yang diberikan mencakup tiga aspek yakni skilling, reskilling dan upskilling. 

Berdasarkan data survei, ada sekitar 73 persen peserta yang belum mendapatkan pelatihan ataupun kursus sebelumnya. Dengan begitu, para peserta tersebut merasa antusias untuk mengikuti pelatihan. 

"Jadi ibu bapak, 73 persen peserta kartu prakerja belum pernah mendapatkan pelatihan," ujarnya dalam acara diskusi virtual, Rabu (14/10/2020). 

Kemudian lanjut Denni, rata-rata ada dua jumlah pelatihan yang diambil oleh para peserta kartu pra kerja. Bahkan, ada salah satu peserta yang mengambil hingga 18 pelatihan. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
20 hari lalu

Kepala SPPG dan Akuntan Dapur MBG bakal Dilatih Kemenkeu Buat Laporan Keuangan

21 hari lalu

MNC Bank Gelar Program Literasi Service in-Motion, Dorong Sinergi Koperasi di Indonesia

2 bulan lalu

BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara terkait Video Viral Calon Karyawan Berjalan di Atas Api

3 bulan lalu

DPR Desak Pelatihan Manajer Kopdes Diubah: Fokus Kelola Usaha, Bukan Keterampilan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal