Ada Insentif PPnBM, Gaikindo Yakin Penjualan Mobil Tahun Ini Tembus 750.000 Unit

Ferdi Rantung
Gaikindo menyebut, insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah akan berdampak positif bagi industri otomotif. (Foto: Ist)

Menurut Jongkie, perpaduan antara relaksasi PPnBM dan suku bunga akan memacu penjualan karena sebagian besar skema pembelian dilakukan konsumen lewat kredit.

"70 persen penjualan otomotif di Indonesia itu melalui kredit atau leasing. Jadi ini sangat membantu sekali," ucapnya.

Dia mengatakan, pelaku industri tengah menanti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) baru untuk relaksasi pajak tersebut. Dengan begitu, harga pasti mobil setelah insentif bisa dihitung.

"kami menyambut baik keputusan ini. Kami sedang menunggu PMK atau juklak juknisnya sehingga para APM (Agen Pemegang Merek) bisa mengumumkan bahwa harga mobil saya segini pada 1 Maret," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gaikindo Serahkan Kepemimpinan ASEAN Automotive Federation ke Malaysia

4 hari lalu

Resmi Dibuka, GIIAS 2026 Perkenalkan Teknologi Masa Depan dan Inovasi Unggulan

5 hari lalu

GIIAS 2026 Digelar, Gaikindo Berharap Jadi Katalis Industri Otomotif

20 hari lalu

Penjualan Mobil Indonesia Sulit Tembus 1 Juta Unit, Realistis di Kisaran 800 Ribuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal