ADB Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2019 Jadi 5,1 Persen

Rahmat Fiansyah
Pertumbuhan ekonomi. (Foto: ilustrasi/Ant)

"Pada tahun 2020, investasi swasta akan terus membaik seiring dengan ekspektasi berbagai kebijakan reformasi baru untuk meningkatkan iklim usaha dan mempercepat modernisasi perekonomian," ucapnya.

Konsumsi rumah tangga, kata Wicklein, masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Ini ditopang oleh kenaikan pendapatan rumah tangga, pertumbuhan lapangan kerja, dan inflasi yang rendah. ADB memprediksi inflasi 2019 stabil di 3,2 persen sebelum naik tipis menjadi 3,3 persen pada 2020.

Kendati demikian, Indonesia masih menghadapi risiko eksternal akibat ketegangan dagang antara AS dan China. Situasi ini akan memperlemah ekspor Indonesia.

"Melemahnya investasi juga perlu menjadi perhatian dan Indonesia harus tetap melanjutkan langkah-langkah reformasi guna mendiversifikasi perekonomiannya dan bersiap meraih peluang terkait perubahan rantai pasokan global," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
26 hari lalu

Pengumuman THR PNS 2026 Tunggu Prabowo Pulang, Begini Rinciannya

Nasional
28 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp54,6 Triliun per Januari 2026

Nasional
31 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Pastikan THR ASN Cair Pekan Pertama Ramadan 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal