ADB Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada 2019

Rahmat Fiansyah
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

MANILA, iNews.id - Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019. Produk domestik bruto (PDB) tahun depan yang sebelumnya diperkirakan tumbuh 5,3 persen dipangkas menjadi 5,2 persen.

Dalam laporan suplemen bertajuk Asian Development Outlook 2018 Update yang diterbitkan Desember, Kepala Ekonom ADB Yasuyuki Sawada mengatakan, investasi swasta diperkirakan akan terkontraksi pada tahun depan. Memasuki puncak tahun politik, investor akan wait and see.

"Dan pertumbuhan kredit sektor swasta mungkin akan melemah karena kebijakan moneter saat ini lebih memprioritaskan stabilitas di atas pertumbuhan (ekonomi)," kata Sawada, dikutip Rabu (12/12/2018).

Selain itu, lanjut dia, net ekspor tidak akan terlalu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan. Pasalnya, impor akan masih tumbuh cukup signifikan demi menopang proyek infrastruktur pada paruh pertama tahun 2019.

Kendati demikian, konsumsi rumah tangga diperkirakan masih tetap kuat pada tahun depan. Belanja pemerintah juga akan ikut menopang pertumbuhan karena pemilu serentak akan digelar pada April 2019.

Untuk tahun ini, Sawada mengatakan, ADB tetap mempertahankan proyeksi laju pertumbuhan PDB Indonesia di leel 5,2 persen. Membaiknya konsumsi rumah tangga dan investasi menopang ekonomi domestik. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III-2018 yang menyentuh 5,2 persen.

"Konsumsi rumah tangga tetap kuat dan mendongkrak impor meskipun lingkungan global melambat dan menekan ekspor," ujar dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Strategi Prabowo Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Nasional
26 hari lalu

Pengumuman THR PNS 2026 Tunggu Prabowo Pulang, Begini Rinciannya

Nasional
28 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp54,6 Triliun per Januari 2026

Nasional
31 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal