ADB Pertahankan Prediksi Ekonomi Indonesia Tahun Ini Terkontraksi 1 Persen

Antara
Asian Development Bank (ADB) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini terkontraksi 1 persen. (Foto: Antara)

Kemudian kontraksi juga disebabkan karena permintaan terhadap ekspor Indonesia yang ikut merosot seiring diberlakukannya karantina wilayah di seluruh dunia.

Kegiatan perdagangan dan investasi pun akan rendah karena permintaan global dan domestik masih tetap lemah pada 2020.

Untuk impor barang modal akan merosot lebih tajam dibanding kontraksi pendapatan dari pariwisata dan ekspor komoditas sehingga defisit transaksi berjalan diperkirakan turun setara 1,5 persen PDB.

Meski demikian, ADB memproyeksikan pemulihan terjadi secara cepat seiring permintaan domestik yang mampu mendongkrak indeks manajer pembelian bidang manufaktur hingga melampaui ambang batas 50 pada Agustus.

Sebab itu, dalam publikasi ekonomi tahunan Asian Development Outlook (ADO) 2020 yang baru dirilis turut mempertahankan prediksinya untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
10 hari lalu

Luhut Yakin Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen di Masa Prabowo: Bukan Hal Sulit

13 hari lalu

Menkeu Suahasil Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5% di Semester II 2026, Ini Pendorongnya

17 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

18 hari lalu

Wamendagri Dorong Pemda Cari Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bukan Andalkan TKD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal