Amerika Resesi, Ekonomi Indonesia Diyakini Tak Akan Ikut Terjerembab

Kunthi Fahmar Sandy
Ekonom meyakini resesi di AS dan banyak negara lain tidak akan menambah buruk perekonomian Indonesia. (Foto: Sindonews)

Dia menekankan, sekali lagi karakteristik negara Indonesia yang lebih bergantung pada konsumsi ketimbang ekspor menyebabkan kontraksi ekonomi menjadi lebih 'mild' karena konsumsi walaupun mengalami kontraksi tidak akan sampai terlalu dalam. "Masyarakat bagaimanapun tetap akan melakukan konsumsi, terutama lagi dengan adanya berbagai bantuan dari pemerintah," ujarnya.

Piter menuturkan, kondisi perekonomian global khususnya AS yang terpuruk hingga masuk ke jurang resesi mengundang respons kebijakan fiskal dan moneter yang longgar. Kebijakan FED misalnya adalah mempertahankan suku bunga acuan 0 - 0,25 persen, dengan komitmen melanjutkan pembelian surat utang pemerintah dan korporasi (quantitative easing/QE) selama diperlukan guna membangkitkan perekonomian AS.

"Kebijakan pelonggaran likuiditas ini memunculkan sentimen positif di pasar keuangan negara berkembang, serta membuka peluang terus berlanjutnya aliran modal masuk yang akan memperkuat nilai tukar, termasuk rupiah," katanya.

Sentimen positif didukung juga berita positif terkait perkembangan penemuan vaksin Covid-19. "Saya memperkirakan satu minggu ke depan rupiah akan cenderung menguat," kata Piter.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027, Pacu Investasi Naik 7 Persen

27 hari lalu

Sektor Luar Negeri Diabaikan, Jangan Harap Ekonomi Tumbuh 7-8 Persen

1 bulan lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

1 bulan lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal