Angka Kemiskinan di Indonesia Turun, Simak Tiga Faktor Pendorongnya

Isna Rifka Sri Rahayu
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (tengah) saat konferensi pers tingkat kemiskinan (Foto: iNews.id/Isna)

Faktor ketiga, terintegrasinya program-program penanggulangan kemiskinan yang saat ini gencar dilakukan pemerintah. Misalnya, perbaikan data untuk targeting dan penyaluran nontunai melalui satu kartu, Program Keluarga Harapan (PKH) yang terintegrasi dengan bantuan lain, reformasi subsidi pangan dan energi tepat sasaran, dan optimalisasi penggunaan dana desa.

Apalagi,  kini penyaluran dana desa dan cara pemakaiannya sudah semakin baik serta penyaluran PKH yang terintegrasi bisa mendorong akumulasi aset atau tabungan dan akses layanan lainnya. "Intinya karena ada tendensi yang baik dari penurunan kemiskinan di pedesaan menjadi semakin cepat dari perkotaan berarti bisa kita lihat sebagai akibat dari upah buruh yang membaik dan dana desa yang tepat sasaran," tuturnya.

Angka kemiskinan di pedesaan lebih tinggi dari di perkotaan. Pada September 2017 saja kemiskinan di pedesaan sebesar 13,47 persen atau sebanyak 16,31 juta jiwa. Sementara di perkotaan sebesar 7,26 persen atau sebanyak 10,27 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
12 bulan lalu

RUPST Astra Setujui Bambang Brodjonegoro Mundur dari Komisaris Independen

Bisnis
1 tahun lalu

Angela Tanoesoedibjo hingga Bambang Brodjonegoro Hadir di Wealth Talks CIMB Niaga, Bahas Kondisi Ekonomi Global

Bisnis
2 tahun lalu

Menperin dan Kepala Bappenas Rapat Bahas Arah Kebijakan Industrialisasi RI, Apa Hasilnya?

Bisnis
2 tahun lalu

Duh, Judi Online hingga Air Galon Jadi Penyebab Kelas Menengah Jatuh Miskin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal