AS Berpotensi Gagal Bayar Utang Sebesar Rp486.491 Triliun Gara-Gara Pemerintah Terancam Tutup

Jeanny Aipassa
Suasana sidang Kongres Amerika Serikat, di Capitol Hill, Washington DC. (Foto: Reuters)

Jika kesepakatan tidak dapat dicapai pada tanggal 17 November 2023, jutaan pekerja AS akan sekali lagi menghadapi penundaan gaji, termasuk sekitar dua juta personel militer, dan lebih dari dua juta pekerja sipil di seluruh negara.

Meskipun Kongres AS telah menyetujui kebijakan anggaran sementara, pendanaan untuk bantuan baru bagi Ukraina ternyata tetap diblokir. Pemerintah AS telah memberikan bantuan lebih dari 75 miliar dolar AS kepada Ukraina sejak perang dimulai pada Februari 2022.

Presiden Joe Biden dikabarkan akan menekan Kongres AS dalam beberapa hari ke depan untuk memberikan tambahan sebesar 24 miliar dolar AS untuk bantuan ke Ukraina dan kebutuhan internasional lainnya di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung.

“Dalam kondisi apa pun, kami tidak dapat membiarkan dukungan Amerika terhadap Ukraina terhenti,” kata Biden.

Laporan media menyebutkan, Senat AS telah mengusulkan rancangan undang-undang bipartisan untuk mengirimkan sekitar 6 miliar dolar AS ke Ukraina, namun belum diloloskan oleh Partai Demokrat. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

3 hari lalu

Nikita Mirzani Tak Main-Main Tagih Utang Rp200 Juta ke Giorgio Antonio, Siapkan Langkah Hukum

4 hari lalu

BGN Targetkan Penerima Manfaat MBG Tembus 72,46 Juta Orang di 2027, Mayoritas Siswa

4 hari lalu

BGN Ungkap Anggaran 2027 Capai Rp240,2 Triliun, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal