Bagaimana Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia? Ini Kata BI

Aditya Pratama
Gubernur BI Perry Warjiyo bicara soal dalampak krisis Evergrande ke Indonesia.

"Jadi memang gangguan di pasar modal murni berasal dari faktor eksternal bukan karena faktor domestik," ujarnya.

Kendati demikian, dia memperkirakan perkembangan pasar modal Indonesia ke depannya akan lebih dipengaruhi oleh kondisi fundamental seiring dengan perkembangan ekonomi yang terus membaik di dalam negeri dibanding kondisi teknikal di pasar keuangan global.

Dengan keyakinan ekonomi Indonesia yang membaik, defisit transaksi berjalan yang rendah, cadangan devisa yang besar, dan berbagai perbaikan yang dilakukan, menurutnya, ada kecenderungan nilai tukar rupiah juga akan terus menguat atau setidaknya stabil ke depannya.

"Maka dari itu, BI akan terus memantau perkembangan ekonomi dan pasar keuangan global, tidak hanya yang terjadi di China, namun juga di Amerika Serikat yang berkaitan dengan isu pengurangan likuditas atau tapering off Bank Sentral AS, The Fed," tutur Perry.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
9 jam lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

22 jam lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

1 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

2 hari lalu

Rupiah Rentan Melemah terhadap Dolar, Destry Beberkan Biang Keroknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal