Bagaimana Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia? Ini Kata BI

Aditya Pratama
Gubernur BI Perry Warjiyo bicara soal dalampak krisis Evergrande ke Indonesia.

"Jadi memang gangguan di pasar modal murni berasal dari faktor eksternal bukan karena faktor domestik," ujarnya.

Kendati demikian, dia memperkirakan perkembangan pasar modal Indonesia ke depannya akan lebih dipengaruhi oleh kondisi fundamental seiring dengan perkembangan ekonomi yang terus membaik di dalam negeri dibanding kondisi teknikal di pasar keuangan global.

Dengan keyakinan ekonomi Indonesia yang membaik, defisit transaksi berjalan yang rendah, cadangan devisa yang besar, dan berbagai perbaikan yang dilakukan, menurutnya, ada kecenderungan nilai tukar rupiah juga akan terus menguat atau setidaknya stabil ke depannya.

"Maka dari itu, BI akan terus memantau perkembangan ekonomi dan pasar keuangan global, tidak hanya yang terjadi di China, namun juga di Amerika Serikat yang berkaitan dengan isu pengurangan likuditas atau tapering off Bank Sentral AS, The Fed," tutur Perry.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Makro
6 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
6 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Keuangan
7 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
7 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal