JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah kembali bangkit lawan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot pada perdagangan Kamis (22/11/2018). Kurs rupiah ditutup kembali ke bawah Rp14.600.
Data Bloomberg menunjukkan, rupiah berada di level Rp14.580 per dolar AS, naik 22 poin atau 0,15 persen dibandingkan posisi sebelumnya di Rp14.602 per dolar AS.
Rupiah sempat dibuka melemah di Rp14.604 per dolar AS dan langsung melawan balik hingga sesi sore. Kendati demikian, rupiah tercatat masih melemah 7,73 persen terhadap greenback sejak awal tahun.
Data Reuters juga menunjukkan, rupiah menguat 35 poin dari Rp14.600 ke Rp14.565 per dolar AS. Mata uang Garuda bergerak dalam rentang Rp14.565-14.605 per dolar AS sepanjang sesi perdagangan.
Berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia Kamis 22 November 2018, rupiah menguat 26 poin menjadi Rp14.592 per dolar AS dari posisi sebelumnya di Rp14.618 per dolar AS.
"Rupiah menguat terhadap dolar AS seiring hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) yang cukup baik, sehingga menjadi sentimen positif bagi rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail.