Bangkit, Kurs Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.580 per Dolar AS

Antara
Rully Ramli
ilustrasi. (Foto: Ant)

Dalam lelang SUN kemarin, kata Mikail, pemerintah menyerap Rp15 triliun dari total penawaran yang masuk sebesar Rp41,62 triliun.

Apresiasi rupiah, lanjut dia, juga terbantu oleh sentimen eksternal mengenai kemungkinan terjadinya kompromi antara Italia dan Komisi Uni Eropa untuk memutuskan besaran defisit belanja negara Italia tahun depan.

"Situasi itu membuat mata uang euro dan pound sterling menguat terhadap dolar AS, dan berdampak positif pada sejumlah mata uang di kawasan Asia," ujarnya.

Sementara itu, Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan pergerakan rupiah relatif masih terbatas menyusul masih adanya sentimen perang dagang AS dan China serta antisipasi gagalnya titik temu kesepakatan dagang dalam pertemuan G-20.

"Situasi itu masih akan berdampak positif terhadap dolar AS ke depannya," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Tags:
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Purbaya Cerita Dimaki-maki Warga TikTok gegara Dolar AS Tembus Rp17.000: Kita Menilai Harus Fair

Nasional
5 hari lalu

Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS setelah Melemah hingga Rp17.000

Nasional
6 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Keuangan
12 hari lalu

Rupiah Tertekan di Perang AS-Israel vs Iran, Ditutup di Rp16.872

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal