Bank Dunia Prediksi Utang Indonesia Naik 43 Persen

Rina Anggraeni
Bank Dunia memproyeksikan utang Indonesia pada 2022 naik 43 persen dengan defisit fiskal mencapai 3 persen terhadap PDB. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Bank Dunia memproyeksikan utang Indonesia pada 2022 naik 43 persen dengan defisit fiskal mencapai 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Ini disampaikan laporan Indonesia Economic Prospects (IEP) Desember 2020 

"Utang publik diproyeksikan meningkat signifikan hingga 43,0 persen terhadap PDB pada 2022 dan kemudian mulai stabil pada 2023-2024," tulis Bank Dunia dalam laporan Indonesia Economic Prospects (IEP) dikutip Kamis (17/12/2020).

Selanjutnya, prioritas utama adalah untuk menghindari kemunduran akibat perkembangan buruk terkait pandemi. Kesehatan publik tetap menjadi prioritas teratas untuk mengizinkan ekonomi tetap terbuka dan bergerak menuju pembukaan kembali aktivitas ekonomisecara menyeluruh dan aman.

"Ini memerlukan perbaikan lebih lanjut dalam pengetesan dan pelacakan kontak, serta langkah-langkah kesehatan publik lainnya dan persiapan untuk pengadaan dan pemberian vaksin yang aman dan efektif secara luas begitu selesai dikembangkan dan disetujui," katanya.

Dukungan kepada rumah tangga dan perusahaan yang terdampak akan perlu dijaga sampai krisis telah terkendali dan kerangka kebijakan diperlukan agar pemulihan tetap berbasis bukti, transparan dan adaptif.

Tantangan-tantangan utama untuk bantuan sosial adalah untuk menjaga cakupan dan kecukupan program yang ada serta memperkuat mekanisme untuk mengidentifikasi dan mendaftarkan warga miskin dan rentan.

"Pulihnya ekonomi secara perlahan, dukungan likuiditas yang disalurkan melalui sektor keuangan perlu disesuaikan kembali dan ditargetkan dengan baik kepada peminjam yang layak," ujar Bank Dunia. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
22 hari lalu

Bukan Salah Hitung! Ini Alasan Angka Kemiskinan RI versi BPS dan Bank Dunia Beda

30 hari lalu

Bank Dunia Sebut 64,2% Warga RI Masih Miskin, BPS Ungkap Penyebabnya

1 bulan lalu

Prabowo Tolak Tawaran IMF: Indonesia Tak Mau Tambah Utang, Pilih Perkuat Ekonomi Sendiri

2 bulan lalu

Pramono Ungkap Kemampuan Fiskal Pemprov DKI, Bisa Terbitkan Obligasi Daerah hingga Rp20 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal