JAKARTA, iNews.id - Bank Dunia menilai Bank Indonesia (BI) belum perlu menaikkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate yang saat ini berada di level 4,25 persen.
Lembaga kreditur internasional itu menilai, keluarnya dana asing (capital outflow) yang dikhawatirkan mengalir deras tidak terjadi meski bank sentral AS, The Federal Reserve mengerek suku bunga acuan pada Maret lalu.
Ekonom Senior Bank Dunia Derek Chen menyebut, masih kuatnya dana asing ditunjukkan dengan kurs rupiah terhadap dolar AS yang relatif stabil meski belakangan tertekan.
“Di pasar obligasi, Indonesia juga terlihat masih baik. BI akan terus menjaga ini,” ujarnya di Kantor World Bank, Jakarta, Kamis (12/4/2018).
Dalam beberapa kesempatan, para pejabat BI memastikan otoritas moneter itu akan siap melakukan intervensi di pasar, baik pasar uang maupun pasar obligasi demi menjaga rupiah.