Bank Sentral Inggris Naikkan Suku Bunga Jadi 3 Persen, Tertinggi Sejak 1989

Aditya Pratama
Bank of England menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps) dari 2,25 persen menjadi 3 persen pada, Kamis (3/11/2022) waktu setempat. (Foto: Reuters)

Bank sentral menyebut, jika tidak meningkatkan suku bunga lebih lanjut, resesi akan lebih pendek dengan seperempat pertumbuhan positif di tengahnya dan kerugian kumulatif 1,7 persen dari output.

Menteri Keuangan Inggris yang baru, Jeremy Hunt menuturkan, prioritas nomor satu pemerintah adalah untuk menahan inflasi. "Dan hari ini Bank (Sentral Inggris) telah mengambil tindakan sejalan dengan tujuan mereka untuk mengembalikan inflasi ke target," ucapnya.

Seperti diketahui, pada hari Rabu, Federal Reserve atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) juga menaikkan suku bunga sebesar 75 bps. Pihaknya mengisyaratkan biaya pinjaman AS kemungkinan akan naik lebih dari yang diantisipasi untuk menghancurkan inflasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

57 tahun lalu

Luhut soal BI Rate Naik: Fundamental Ekonomi RI Masih Oke, tapi Perlu Ada Perhatian

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal