Belanja Pemerintah Pakai Kartu Kredit, Pengamat: Untungkan Asing

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sejak awal, dia sempat melarang pemerintah untuk menggunakan kartu kredit dalam belanja barang. Namun, sarannya tidak digubris. Pasalnya, penggunaan kartu kredit tersebut justru akan membocorkan segala transaksi pemerintahan dalam membelanjakan uang negara.

"Saya lihat enggak ada kepekaan dari pejabat publik melakukan pengamanan sistem pembayaran untuk melindungi sistem pembayaran ini. Itu bahayanya menggunakan kartu kredit itu yang sudah saya protes betapa pentingnya Indonesia mencontoh Jepang, India dan Cina yang punya kartu kredit sendiri. Bahkan, satelit pun mereka enggak mau gunakan luar. Artinya, China dalam kerangka dia melakukan perlindungan diri dalam cyber war berbasis keuangan yaitu kredit. Aplikasinya adalah sistem pembayaran dan saya lihat pejabat fiskal tidak punya kepekaan dalam mengamankan sistem pembayaran Indonesia," katanya. 

Sementara itu, pemerintah pada tahap pertama akan membagikan 500 kartu kredit untuk satuan kerja di bawah beberapa kementerian/lembaga (K/L) yang sudah siap mengganti uang persediaannya dengan kartu kredit.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

57 tahun lalu

Ichsanuddin Noorsy: Fundamental Ekonomi Indonesia Rapuh karena Bergantung pada Dolar AS

57 tahun lalu

Ichsanuddin Noorsy Blak-blakan Ekonomi RI Mulai Bergejolak, Ungkap Tanda-Tandanya

57 tahun lalu

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Rentan Kedaulatan jika Ada Perang Panjang, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal