"Jadi sempat membuat proses penyaluran bantuan subsidi upah tidak sesuai dengan jadwal," ujarnya.
Rencana awal, BLT subsidi upah akan dikucurkan kepada 15,7 juta pekerja yang berpendapatan di bawah Rp 5 juta per bulan. Namun, sampai akhir September 2020, BP Jamsostek hanya menerima 14,8 juta data.
Dari jumlah tersebut 2,4 juta data tidak lolos verifikasi karena tidak memenuhi syarat penerima subsidi upah. Dengan demikian, total penerima bantuan di termin dua hanya 12,4 juta.