BI Dinilai Perlu Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Anggie Ariesta
Bank Indonesia (BI) disarankan untuk mempertahankan suku bunga (BI Rate) di level 4,75 persen dalam RDG terakhir tahun ini. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Meskipun nilai tukar Rupiah menguat tipis sebesar 0,11 persen secara bulanan (month to month/mtm) dalam 30 hari terakhir, didorong oleh kombinasi penurunan Fed Funds Rate (FFR) oleh The Fed dan suku bunga BI yang ditahan, pergerakan Rupiah dinilai masih fluktuatif.

Riefky memperingatkan bahwa pemotongan suku bunga oleh BI saat ini berisiko memicu naiknya tekanan inflasi dan berpotensi mendorong pelemahan nilai tukar Rupiah.

Penurunan signifikan pada inflasi harga bergejolak (terutama pangan) disebut Riefky sebagai penegasan peran stabilisasi harga pangan dan kebijakan sisi penawaran dalam menjaga inflasi tetap terkendali.

Namun, peningkatan pada inflasi harga diatur pemerintah, seiring dengan adanya potensi faktor musiman di akhir tahun, memperkuat perlunya kebijakan moneter yang hati-hati.

“Mempertimbangkan perkembangan terkini pada inflasi dan nilai tukar, pemotongan suku bunga oleh Bank Indonesia berisiko memicu naiknya tekanan inflasi dan berpotensi mendorong pelemahan nilai tukar Rupiah. Oleh karena ini, kami berpandangan bahwa Bank Indonesia perlu menahan suku bunga acuannya di 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur terakhir di 2025,” katanya.

BI juga didorong untuk terus fokus pada stabilisasi nilai tukar Rupiah dan siap melakukan intervensi jika diperlukan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
16 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS

21 jam lalu

Purbaya Buka Suara soal Kabar BI bakal di Bawah Kemenkeu

2 hari lalu

Purbaya Pastikan Bukan Calon Gubernur BI: Saya Jadi Menkeu Sudah Syukur

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal