BI Pangkas Suku Bunga, Ekonom Nilai Akan Gairahkan Sektor Industri

Isna Rifka Sri Rahayu
BI akhirnya menurunkan suku bunga acuannya setelah sejak November 2018 mempertahankannya di level 6 persen. (Foto: Okezone)

Lamanya penyesuaian ini membuat dampak penurunan suku bunga acuan BI baru akan terasa ke perekonomian untuk jangka panjang. Bahkan BI memperkirakan dampaknya akan lebih besar pada tahun depan.

"Berbeda dengan ketika suku bunga dinaikkan, perbankan sangat cepat menyesuaikan tapi ketika diturunkan mereka butuh waktu," ucapnya.

Langkah BI menurunkan suku bunga untuk memperbaiki sisi suplai, sehingga permintaan kredit tetap terjaga. Oleh karenanya, perbankan harus terus didorong untuk menyalurkan kredit agar ekonomi tetap bergerak.

"Suku bunga kredit bagaimanapun salah satu referensi bagi dunia usaha. Karena sebagian besar dari financing perekonomian berasal dari perbankan," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Makro
5 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
5 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
6 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Nasional
16 hari lalu

Cadangan Devisa RI Turun Jadi 151,9 Miliar Dolar AS per Februari 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal