BI Sebut Defisit Transaksi Berjalan di 2018 Capai 2,1 Persen

Ade Miranti Karunia Sari
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, defisit transaksi berjalan di tahun 2018 berada di kisaran 2,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Proyeksi tersebut lebih besar ketimbang realisasi defisit transaksi berjalan di tahun lalu yang sebesar 1,7 persen.

Gubernur BI Agus Martowardojo memaparkan, proyeksi defisit transaksi berjalan itu masih dalam batas aman menyusul upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen. Ketimbang di 2013 lalu, defisit transaksi berjalan tercatat mencapai 4,2 persen.

Kemudian, dengan perekonomian yang terus pulih, di tahun 2016 lalu defisit transaksi berjalan susut di angka 1,8 persen. "Jadi, menunjukkan bahwa transaksi berjalan itu bisa dijaga di tempat yang sehat walaupun defisit," ujarnya ditemui di Gedung BI, Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Agus Marto menambahkan, peningkatan defisit transaksi berjalan tersebut karena kondisi neraca perdagangan yang tercatat negatif. Hal tersebut terjadi karena peningkatan impor bahan baku yang menunjukkan sektor industri mendorong kinerjanya.

"Karena besarnya impor kita, khususnya impor bahan-bahan baku yang akan digunakan untuk mendorong ekonomi Indonesia di tahun 2018. Jadi, kita nanti melihat bahwa transaksi berjalan di tahun 2017 akan terjadi pelebaran defisit. Tetapi, defisit itu tidak melebihi 2,1 persen dari PDB di tahun 2018," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Makro
1 bulan lalu

Neraca Dagang RI Surplus 70 Bulan Beruntun, Tembus 2,23 Miliar Dolar AS di Februari 2026

Bisnis
2 bulan lalu

Surplus Neraca Perdagangan RI Menyusut ke 0,95 Miliar Dolar AS di Awal 2026

Keuangan
8 bulan lalu

Analisis Dampak Perjanjian Tarif AS–Indonesia pada Neraca Perdagangan

Nasional
11 bulan lalu

Neraca Dagang RI-AS Surplus 1,12 Miliar Dolar AS per April 2025

Nasional
11 bulan lalu

Menko Airlangga Bertemu Menteri Ekonomi Prancis Eric Lombard, Bahas Danantara hingga IEU CEPA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal