BI Sebut Kinerja Perdagangan Positif, Neraca Perdagangan 2020 Surplus 20 Miliar Dolar AS 

Ferdi Rantung
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: Humas BI)

Menurutnya, langkah-langkah tersebut selaras dengan apa yang diinginkan Presiden Joko Widodo untuk memulihkan ekonomi. Apalagi, vaksinasi Covid-19 segera dilakukan, sehingga diharapkan Indonesia bisa cepat keluar dari pandemi.

Wamendag yakin jumlah vaksin nantinya kebutuhan semua warga negara yang diprediksi mencapai 329 juta dosis. Untuk itu, pemerintah telah bekerja sama dengan Sinovac, Pfizer, AstraZaneca dan berbagai perusahaan penyediaan vaksin lainnya.

“Seiring dengan itu, kita ingin iklim perdagangan dan ekonomi membaik. Untuk itu kita perlu kestabilan moneter agar iklim investasi dan kegiatan perdagangan bisa meningkat," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Cadangan Devisa RI Naik Jadi 156,5 Miliar Dolar AS per Desember 2025, Ini Penyebabnya

Nasional
8 hari lalu

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 6 Persen di 2026

Nasional
17 hari lalu

Viral Toko Roti O Tolak Uang Cash Rupiah, Ini Kata Bank Indonesia

Nasional
17 hari lalu

BI Ungkap Guyuran Dana Rp200 Triliun Belum Mampu Turunkan Bunga Kredit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal