BI Sebut Kinerja Perdagangan Positif, Neraca Perdagangan 2020 Surplus 20 Miliar Dolar AS 

Ferdi Rantung
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: Humas BI)

Menurutnya, langkah-langkah tersebut selaras dengan apa yang diinginkan Presiden Joko Widodo untuk memulihkan ekonomi. Apalagi, vaksinasi Covid-19 segera dilakukan, sehingga diharapkan Indonesia bisa cepat keluar dari pandemi.

Wamendag yakin jumlah vaksin nantinya kebutuhan semua warga negara yang diprediksi mencapai 329 juta dosis. Untuk itu, pemerintah telah bekerja sama dengan Sinovac, Pfizer, AstraZaneca dan berbagai perusahaan penyediaan vaksin lainnya.

“Seiring dengan itu, kita ingin iklim perdagangan dan ekonomi membaik. Untuk itu kita perlu kestabilan moneter agar iklim investasi dan kegiatan perdagangan bisa meningkat," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Buka Suara dan Pantau Pergerakan Kurs

2 hari lalu

Ekspor Indonesia Naik 4,74 Persen, Mendag Beberkan 3 Program Prioritas

5 hari lalu

Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp10.587 Triliun, Ini Catatan BI

6 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal