BI Sebut Virus Korona Turunkan Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 4,2-4,6 Persen

Suparjo Ramalan
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (kanan) dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti (kiri). (Foto: Ist)

Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah itu menambahkan, investasi nonbangunan juga berpotensi melambat. Hal ini disebabkan terganggunya mata rantai produksi, terutama impor akibat COVID-19.

Kendati demikian, Perry optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 akan meningkat. Bank sentral memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan menjadi 5,2-5,6 persen.

"Ini antara lain didorong oleh berbagai stimulus fiskal maupun BI untuk mendorong pertumbuhan di samping upaya pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi lewat RUU Cipta Kerja dan Perpajakan," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Purbaya: RI Jauh dari Krisis, Ekonomi Tumbuh 6 Persen Seharusnya Tak Sulit

Nasional
7 hari lalu

Strategi Prabowo Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Makro
12 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
12 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal