Birokrasi Makin Efisien, Peringkat Daya Saing Indonesia Lompat ke Posisi 32

Rahmat Fiansyah
Performa ekspor impor masih menjadi sorotan yang harus diperbaiki untuk meningkatkan daya saing. (Foto: ilustrasi/Ant)

LAUSANNE, iNews.id - Peringkat daya saing Indonesia tahun ini naik 11 langkah ke posisi 32 dari posisi tahun lalu 43. Kenaikan itu merupakan yang tertinggi kedua di dunia setelah Arab Saudi.

Rilis peringkat daya saing 2019 itu dikeluarkan oleh lembaga riset yang berbasis di Swiss, IMD World Competitiveness Center. Empat indikator besar yang diukur yaitu kinerja ekonomi, efisiensi birokrasi, efisiensi bisnis, dan infrastruktur.

"Indonesia lompat 11 langkah ke posisi 32, peningkatan terbesar di kawasan, berkat meningkatnya efisiensi di sektor pemerintahan," kata Direktur IMD World Competitiveness Center, Arturo Bris melalui keterangan yang diterima iNews.id, Rabu (29/5/2019).

Selain birokrasi yang makin efisien, kata Bris, kenaikan skor yang terjadi pada Indonesia juga karena pembangunan infrastruktur yang masif dan membaiknya kondisi bisnis.

Dari empat indikator yang diukur, seluruhnya membaik. Dari faktor kinerja ekonomi, terkendalinya harga-harga barang mencatat kenaikan signifikan dari peringkat 37 pada 2018 menjadi 16 pada tahun ini.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
11 bulan lalu

Menaker Sebut Klaim JKP Jadi 60 Persen Gaji untuk Respons Penurunan Daya Saing Industri

Bisnis
1 tahun lalu

Rosan Ungkap Realisasi Investasi Tembus Rp6.931 Triliun sejak 2019

Bisnis
2 tahun lalu

Daya Saing RI Naik ke Peringkat 27, Nomor 3 di ASEAN

Bisnis
2 tahun lalu

Jokowi Ungkap Penyebab RI Kalah Saing dengan Negara Lain, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal