Bisa Berdampak ke RI, Sri Mulyani Waspadai Tren Penurunan Harga Komoditas Energi

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Istimewa)

"Demikian juga harga gandum yang sempat melonjak naik sebesar 1.224,7 dolar AS per bushels sekarang menurun ke 775,1 dolar AS per bushels," katanya.

Dia menyebut hanya kedelai yang mengalami kenaikan dalam kategori komoditas pangan dan ini tentunya berpengaruh terhadap Indonesia.

"Karena kita adalah pemakan tahu, tempe, dan produk kedelai seperti kecap, ini masih di level yang tinggi, yaitu masih di level 1.525,3 dolar AS per bushels, dan jagung juga masih di level relatif tinggi, yaitu 677 dolar AS per bushels," tuturnya.

Dilihat dari data komoditas ini, akan diproyeksikan pengaruhnya terhadap perekonomian dan APBN, baik yang mengalami penurunan ataupun yang bertahan dalam situasi tinggi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pramono Tegaskan Polusi Jakarta Disebabkan Banyak Faktor, Singgung Dampak PLTU

6 hari lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Menguat usai MoU Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

10 hari lalu

Prabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027

10 hari lalu

Target Prabowo di 2027: Tekan Kemiskinan Jadi 6 Persen, Pengangguran Turun Jadi 4,3 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal