Bisa Berdampak ke RI, Sri Mulyani Waspadai Tren Penurunan Harga Komoditas Energi

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Istimewa)

"Demikian juga harga gandum yang sempat melonjak naik sebesar 1.224,7 dolar AS per bushels sekarang menurun ke 775,1 dolar AS per bushels," katanya.

Dia menyebut hanya kedelai yang mengalami kenaikan dalam kategori komoditas pangan dan ini tentunya berpengaruh terhadap Indonesia.

"Karena kita adalah pemakan tahu, tempe, dan produk kedelai seperti kecap, ini masih di level yang tinggi, yaitu masih di level 1.525,3 dolar AS per bushels, dan jagung juga masih di level relatif tinggi, yaitu 677 dolar AS per bushels," tuturnya.

Dilihat dari data komoditas ini, akan diproyeksikan pengaruhnya terhadap perekonomian dan APBN, baik yang mengalami penurunan ataupun yang bertahan dalam situasi tinggi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 jam lalu

Bengkak! Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp376,8 Triliun per September

1 hari lalu

Belanja Negara Tembus Rp2.660 Triliun di September 2026, Tumbuh 19%

2 hari lalu

APBN Tekor Rp319 Triliun di September 2026, Menkeu Suahasil: Memang Didesain Defisit

5 hari lalu

Suahasil Siapkan Pos Anggaran untuk K/L Baru: Administrasi dalam Proses 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal