Pramono Tegaskan Polusi Jakarta Disebabkan Banyak Faktor, Singgung Dampak PLTU
JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengakui upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengurangi polusi udara tidak selalu berjalan sesuai rencana. Salah satunya terlihat dari pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang beberapa kali gagal dilakukan karena kondisi awan tidak memenuhi syarat.
Pramono juga menilai sumber polusi di Jakarta tidak sepenuhnya berasal dari Ibu Kota. Dia menyinggung keberadaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di sejumah daerah penyangga Jakarta.
"OMC ataupun intervensi modifikasi cuaca ini terus terang nggak selalu berhasil. Kemarin hari Jumat diprediksi awannya itu cukup untuk bisa dibuatkan hujan buatan. Terus terang kami sudah melakukan penerbangan beberapa kali nggak bisa," kata Pramono usai menghadiri Seminar Kebangsaan di HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).
Menurut dia, meski berdasarkan perhitungan kondisi awan dinilai cukup, hujan buatan tidak selalu dapat dilakukan.
"Secara fair saya harus menyampaikan bahwa tidak semuanya ketika awannya dianggap dalam hitungan sudah cukup bisa menurunkan. Bahkan hari ini sebenarnya ada rencana untuk kita menerbangkan kembali, tetapi sampai sekarang ini awannya juga belum cukup. Tetapi kalau kemudian memang awannya cukup, pasti akan kami terbangkan kembali," ujarnya.