BPS Gunakan Metodologi Baru untuk Data Beras Bulog

Isna Rifka Sri Rahayu
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto (Foto: iNews.id/Isna)

Peta ini nantinya berguna untuk membantu BPS dan Bulog dalam mempelajari data produksi beras secara bertahap, di mana tiap bulannya akan diambil sekitar 192.000 titik pengamatan. Sebab rencananya data ini akan dirilis tidak terlalu sering seperti dalam 6 bulan atau 1 tahun sekali (per sub-round).

"Di sana kaoordinatnya dimatikan, petugas harus datang ke sana bawa handphone-nya harus memotret apakah sawah tersebut sedang panen apakah sedang puso (tidak mengeluarkan hasil), vegetatif 1, dan seterusnya," tuturnya.

Sementara itu, pendataan baru sebatas komoditas pangan seperti beras saja karena merupakan makanan pokok Indonesia. Namun, untuk tahun depan, rencananya ia akan merambah untuk melakukan uji coba pendataan pada komoditas jagung

"Jadi untuk sementara beras dulu kuta konsentrasi, karena itu yang paling penting. Kedelai belum karena produksi kedelai kita belum terlalu besar ya," ucapnya.

Pada hari ini, BPS dan Bulog menandatangani nota kesepahaman mengenai data dan informasi bahan pangan. Diharapkan nota kesepahaman ini membuat independensi BPS tetap terjaga sehingga data dan informasi dapat digunakan oleh pengambil keputusan di pemerintahan maupun oleh Perum Bulog dalam melakukan analisis, perencanaan, dan pelaksanaan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Stok Beras Nasional Tembus 4,6 Juta Ton, Amran: Aman sampai 11 Bulan ke Depan

Nasional
6 hari lalu

Bulog Siapkan 828.000 Ton Beras, Siap Distribusi Sepanjang Tahun

Nasional
8 hari lalu

BPS bakal Gelar Sensus Ekonomi 2026, Siap Datangi 92 Juta Rumah

Makro
10 hari lalu

Inflasi Maret 2026 Sebesar 0,41% Didorong Harga BBM hingga Daging Sapi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal