BPS Gunakan Metodologi Baru untuk Data Beras Bulog

Isna Rifka Sri Rahayu
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto (Foto: iNews.id/Isna)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggunakan metodologi riset baru untuk mendata produksi beras Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog). Pendataan ini dinamakan Kerangka Sample Area (KSA).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, sejak Januari kemarin pihaknya telah mulai mengerjakan pendataan yang setidaknya pada Agustus mendatang sudah dapat dirilis ke publik.

"Di awal-awal Januari sedikit merepotkan karena harus cari lokasi ya, tapi di bulan kedua sudah berjalan dilakukan setiap akhir minggu. Untuk bulan ini petugas akan berjalan pada 23-30 Maret," katanya saat ditemui di Gedung Bulog, Jakarta  Selasa (20/3/2018).

Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam tingkatan keakurasian data produksi beras. Selain menggunakan teknologi terkini, BPS juga memerlukan banyak peta dasar dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dan BPS.

"Ini semua di-overlay (tumpang susun). Oleh karena itu kita BPS harus menggunakan teknologi terkini dan juga banyak peta," ujar dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

BPS Proyeksi Panen Raya Padi Terjadi di Awal 2026

Nasional
1 hari lalu

Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada Beras, 2025 Tak Impor Sama Sekali

Nasional
2 hari lalu

BPS: Diskon Tarif Transportasi saat Libur Nataru Belum Mampu Bendung Inflasi Desember 2025

Nasional
2 hari lalu

Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Tembus 2,66 Miliar Dolar AS per November 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal