Dia membeberkan, jika dibandingkan dengan November 2020, nilai impor tumbuh 14 persen meski secara year on year (yoy) turun tipis 0,47 persen. Secara bulanan, kenaikan impor terjadi karena adanya bertambahnya impor migas dan nonmigas, masing-masingnya meningkat 36,57 persen dan 11,89 persen.
"Sementara secara tahunan, penurunan impor terjadi karena impor nonmigas tumbuh 4,71 persen dan impor migas mengalami pertumbuhan negatif 30,54 persen," tuturnya.