Buwas: Saya Miris, Negara Agraris Besar Masa Pangan Impor

Antara
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso. (Foto: Ant)

Mantan Kabareskrim Mabes Polri itu kembali menegaskan, RI seharusnya tidak perlu impor beras. Pasalnya, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 2,4 juta ton, bahkan bisa terus bertambah ke depan.

Buwas menjelaskan saat ini Indonesia belum memiliki neraca beras yang memaparkan data-data produksi dan kebutuhan konsumsi beras Indonesia. Untuk itu, seluruh pihak terkait harus berkoordinasi dan menghilangkan ego sektoral.

"Saya akan membantu data-data dari Bulog begini, Pertanian begini, seperti apa kita satukan dari catatan BPS seperti apa sehingga kita punya catatan neraca beras yang pasti," kata Buwas.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani menambahkan, pemerintah juga harus bersinergi dengan pengusaha untuk untuk mewujudkan ketahanan pangan. Apalagi, pemerintah memiliki ambisi untuk menjadi lumbung pangan dunia pada 2045.

"Yang paling penting juga bersamaan dengan meningkatkan kesejahteraan para petani. Itu penting, karena hal itu bisa terwujud dengan kerja sama semua pihak, pengusaha dan pengambil kebijakan," kata Rosan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Prabowo Optimistis RI Tak Lagi Bergantung Impor BBM, Manfaatkan Sawit hingga Tebu

Bisnis
9 hari lalu

BPS Catat Impor RI Januari 2026 Melonjak 18,21% jadi 21,20 Miliar Dolar AS

Internasional
13 hari lalu

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara termasuk Indonesia

Nasional
17 hari lalu

Pemerintah Buka Impor Jagung dari AS, Jamin Tak Ganggu Produksi Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal