Buwas: Saya Miris, Negara Agraris Besar Masa Pangan Impor

Antara
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah dinilai belum bisa mewujudkan ketahanan pangan karena masih ada sejumlah komoditas yang impor.

Direktur Utama Perum BulogBudi Waseso mengatakan ketahanan pangan belum sepenuhnya tercapai karena Indonesia masih membuka impor beras. Dia menyebut, pemerintah belum bersinergi untuk menghentikan impor.

"Saya miris negara agraris besar masa pangan impor. Apalagi kalau saya jadi petani, seolah-olah kita tidak berpihak ke petani," kata pria yang akrab disapa Buwas di Jakarta, Senin (24/9/2019).

Dia mengatakan, peran Bulog dalam impor beras hanyalah pelaksana, bukan pengambil kebijakan. Namun, Bulog juga memiliki peran untuk memberikan masukan kepada pemerintah.

"Saya hanya pelaksana, kalau disuruh impor ya saya impor. Tapi kan saya berikan masukan kalau kondisinya seperti ini lho," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, karena Pasti Ada Rente!

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

57 tahun lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

57 tahun lalu

Impor RI Melonjak 22,49% pada April 2026, Tembus 25,21 Miliar Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal