Buwas Sebut Oknum yang Curangi Beras BPNT Untung Rp9 Miliar per Bulan

Rully Ramli
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Modus kecurangan ini dilakukan oknum dengan mengemas beras medium sebagai beras premium. Para oknum menjalankan aksinya dengan membeli karung tiruan yang dapat dijangkau dengan mudah.

"Ini ada jual bungkus. Dijual murah, tergantung pesanan. Beras Bulog dapat, pandan wangi dapat. Ini ada karena mafia. Isinya (beras) enggak jelas," ujarnya.

Apabila dihitung secara keseluruhan, kerugian negara yang dihasilkan dari modus-modus kecurangan seperti ini sebesar Rp5 triliun setiap tahunnya. Angka ini setara dengan 25 persen total anggaran bantuan pangan sebesar Rp20,4 triliun.

Buwas sangat menyesalkan modus kecurangan ini terjadi. Sebab, masyarakat kurang mampu menjadi korban utama kecurangan ini.

"Jadi penerima BPNT ini dijadikan proyek oleh oknum-oknum ini," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
12 jam lalu

Mentan Amran Ancam Pecat Pegawai Bulog jika Terlibat Oplos Beras SPHP Jadi Premium

1 bulan lalu

Respons Mendag soal Beras Premium Langka di Ritel Modern, Minta Bulog Tambah Pasokan 

1 bulan lalu

Mentan Amran Soroti Harga Beras Naik saat Stok Melimpah: Tak Ada Ruang bagi Mafia!

2 bulan lalu

Bantuan Beras Diperpanjang hingga Desember 2026, Bulog Jamin Stok Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal