Cegah Dampak Resesi Ekonomi AS, RI Harus Dorong Konsumsi dan Investasi

Isna Rifka Sri Rahayu
Pemerintah perlu melakukan kebijakan yang lebih ekspansif untuk mengantisipasi dampak resesi ekonomi AS. (Foto: Shutterstock)

"Contohnya Vietnam dengan pertumbuhan yang tinggi mereka bisa memenangkan persaingan mendapatkan FDI (Foreign Direct Investment). Tahun lalu FDI kita justru pertumbuhannya negatif walau sudah dikasih tax alowance dan tax holiday," ucapnya.

Sementara itu, BI juga bisa mengimbanginya dengan melakukan pelonggaran likuiditas dengan instrumen lain selain suku bunga acuan. Pasalnya, The Fed belum menurunkan FFR sehingga akan berisiko jika BI menurunkan suku bunga acuannya saat ini.

"Tapi BI bisa menempuh kebijakan lain untuk melonggarkan likuiditas yaitu dengan makroprudential misal melonggarkan GWM, RIM, atau melalui operasi moneter yang lebih ekspansif. Kebijakan moneter tidak hanya suku bunga," tuturnya.

Pada Senin lalu, BI telah menerbitkan aturan baru terkait dengan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM). Kebijakan ini dilakukan BI untuk menggenjot angka penyaluran kredit perbankan nasional.

Kebijakan yang mulai berlaku pada 1 Juli 2019 ini mengubah kisaran batas bawah dan batas atas dari target RIM dan RIM Syariah, dari sebelumnya masing-masing sebesar 80-92 persen menjadi sebesar 84-94 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
18 hari lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

24 hari lalu

Purbaya Siapkan Kredit Bunga 4 Persen untuk UKM Eksportir, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

26 hari lalu

AHY Pimpin Rakor Kebandarudaraan, Siapkan Transformasi Bandara Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

29 hari lalu

Partai Perindo Soroti Arah Pembangunan Jakarta Jelang HUT ke-500

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal