China Persulit Wine dan Batu Bara Masuk, Australia Protes ke WTO

Djairan
Menteri Perdagangan Australia, Simon Birmingham. (Foto: AFP)

CANBERRA, iNews.id - Relasi China dan Australia memburuk. Banyak barang dari Australia yang dipersulit masuk ke China mulai dari barli, wine, hingga batu bara.

Baru-baru ini, China memasang tarif impor tinggi untuk wine dari Australia. Tarif tersebut membuat harganya menjadi lebih mahal dua atau tiga kali lipat.

Wine bukan satu-satunya produk yang dipersulit masuk pasar China. Pada Mei 2020, Beijing juga menerapkan tarif tambahan bagi barli Australia. Selain itu, setidaknya 60 kapal batu bara dari Australia ditolak masuk pelabuhan-pelabuhan China.

Menteri Perdagangan Australia, Simon Birmingham menyebut, konflik dagang itu tak hanya merugikan ekonomi Australia, melainkan perdagangan global di tengah upaya pemulihan ekonomi. Sebelumnya, Australia telah melaporkan kenaikan tarif impor sepihak untuk produk barli dan berharap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) bisa mempercepat penyidikan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Airlangga Ungkap Tanah Merauke Baik untuk Pertanian, Lebih Unggul dari Australia

Bisnis
5 hari lalu

MNC Energy Investments Pastikan Seluruh Operasional Tambang Tak Gunakan Jalan Negara

Bisnis
5 hari lalu

MNC Energy Investments Catat Realisasi Produksi Batu Bara 3,38 Juta MT di 2025

Bisnis
5 hari lalu

Kinerja Operasional Solid di 2025, MNC Energy Investments Siap Akselerasi Produksi di 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal