Danai Program Infrastruktur 5 Tahun, Menteri Basuki Gunakan Skema Pendanaan Ini

Isna Rifka Sri Rahayu
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merancang program infrastruktur selama 2020-2024. (Foto: Antara)

Kendati demikian, dia tidak mematok persentase kontribusi dari swasta maupun BUMN. Oleh karenanya, diharapkan swasta dapat berkontribusi sebesar-besarnya dalam pengerjaan proyek infrastruktur ini.

"Tergantung investasinya. Makanya tergantung ada KPBU dan investasi. Pak Bahlil lagi coba tarik investasi," kata dia.

Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) sebelumnya memprotes proyek-proyek infrastruktur yang dikuasai perusahaan BUMN. Pasalnya, selama ini pemerintah memberikan penugasan BUMN dalam mengerjakan proyek-proyek infrastruktur.

Wakil Ketua Umum V Gapensi La Ode Saiful Akbar mengatakan, selama lima tahun belakangan pemerintah gencar bangun infrastruktur di seluruh Indonesia. Namun, selama itu pula pengusaha swasta sangat minim diajak berkontribusi garap proyek ini.

"Ada satu masalah yang jadi fundamental di konstruksi, problemnya adalah pekerjaan konstruksi itu dikuasai BUMN, tidak dicapai pengusaha-pengusaha swasta," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.805 per Dolar AS

Nasional
5 hari lalu

Dukung Program Transmigrasi, AHY Genjot Infrastruktur Dasar

Nasional
5 hari lalu

AHY Siapkan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
14 hari lalu

Purbaya bakal Evaluasi Seluruh Program Pemerintah Imbas Defisit APBN Tembus 2,92 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal