Didesak Impor Beras, Buwas: Jangan Jadi Pengkhianat Bangsa

Isna Rifka Sri Rahayu
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Ia pun turut mengecam pihak-pihak yang tidak berkompeten berkomentar mengenai impor beras agar tetap diam. Menurut dia, orang-orang ini justru merusak situasi di masyarakat demi memenuhi kepentingan pribadi dan kelompok.

"Kalau hebat, bantah data ini. Jangan rusak situasi karena kepentingan. Jangan campurkan dengan kepentingan pribadi dan kelompok, jangan main-main. Ini pesan saya ke orang yang asal ngomong itu," kata dia.

Oleh karenanya, bagi pihak-pihak yang memiliki hitungan pasokan beras masing-masing lebih baik tidak mempublikasikan hasilnya. Pasalnya, dengan adanya komentar-komentar yang belum tentu benar tersebut dapat membuat panas situasi.

"Yang provokator itu harusnya kena pidana. Kita profesional pada bidang kita jangan buat panas. Saya tidak ingin berkepanjangan. Saya ingin kerja untuk kepentingan bangsa negara ini," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Prabowo saat Menghadap Aburizal Bakrie untuk Tolak Rencana Impor Beras

57 tahun lalu

Stok Beras Melimpah, Mentan Amran Pastikan Tidak Ada Impor untuk Konsumsi

57 tahun lalu

Wamentan Ungkap Cadangan Beras Tembus 5,37 Juta Ton: Tertinggi Sepanjang Sejarah

57 tahun lalu

Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 5 Juta Ton, Mentan: InsyaAllah 2026 Tidak Impor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal