Didesak Impor Beras, Buwas: Jangan Jadi Pengkhianat Bangsa

Isna Rifka Sri Rahayu
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Ia pun turut mengecam pihak-pihak yang tidak berkompeten berkomentar mengenai impor beras agar tetap diam. Menurut dia, orang-orang ini justru merusak situasi di masyarakat demi memenuhi kepentingan pribadi dan kelompok.

"Kalau hebat, bantah data ini. Jangan rusak situasi karena kepentingan. Jangan campurkan dengan kepentingan pribadi dan kelompok, jangan main-main. Ini pesan saya ke orang yang asal ngomong itu," kata dia.

Oleh karenanya, bagi pihak-pihak yang memiliki hitungan pasokan beras masing-masing lebih baik tidak mempublikasikan hasilnya. Pasalnya, dengan adanya komentar-komentar yang belum tentu benar tersebut dapat membuat panas situasi.

"Yang provokator itu harusnya kena pidana. Kita profesional pada bidang kita jangan buat panas. Saya tidak ingin berkepanjangan. Saya ingin kerja untuk kepentingan bangsa negara ini," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 5 Juta Ton, Mentan: InsyaAllah 2026 Tidak Impor

Nasional
22 hari lalu

Mentan Ungkap Cadangan Beras Nyaris Sentuh 5 Juta Ton, Pasokan Aman hingga 11 Bulan

Nasional
22 hari lalu

Kemendag Berencana Naikkan Kuota DMO Minyak Goreng Imbas Kelangkaan Minyakita

Nasional
2 bulan lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal