Dituding Gelapkan Uang Jiwasraya, Erick Thohir: Saya Datang Mau Bersih-Bersih

Aditya Pratama
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

TANGERANG, iNews.id - Pemerintah terus bekerja untuk membereskan persoalan yang melilit perusahaan asuransi pelat merah, PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Salah satu upayanya, yaitu membentuk holding asuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri BUMN Erick menuturkan, dari pembentukan holding asuransi itu diharapkan tersedia cash flow antara Rp1,5-Rp2 triliun untuk membantu persoalan Jiwasraya.

"Step satu, bentuk holdingisasi Jiwasraya akan ada cash flow kurang lebih Rp1,5-2 triliun sehingga nasabah yang selama ini tidak ada kepastian akan ada dana bergulir," ujar Erick di Tangerang, Minggu (5/1/2020).

Erick juga turut berkisah soal adanya tudingan yang menyebut dirinya turut menggelapkan uang Jiwasraya. Bahkan, dia mendapat informasi pada pekan depan di Istana Negara, Kementerian BUMN, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan ada massa yang akan melakukan aksi demonstrasi.

"Dibilang saya ambil uang, saya bingung kan baru datang baru mau bersih-bersih. Mungkin akan banyak oknum-oknum yang gerah selama ini jarah Jiwasraya dan sekarang Kejaksaan Agung proses hukum mulai masuk," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
10 jam lalu

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

1 hari lalu

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

2 hari lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

3 hari lalu

GIC 2026 Hadirkan 13 Negara, Erick Thohir Diharapkan Turun Langsung Pantau Talenta Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal