Dolar AS Ditutup Tembus Rp14.600, Terparah di Asia Setelah Rupee India

Rahmat Fiansyah
ilustrasi. (Foto: Ant)

Sementara Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan Turki terancam krisis keuangan, investor global fokus dengan kondisi ekonomi di Turki seiring dengan meningkatnya kontrol ekonomi dari Presiden Erdogan dan memburuknya hubungannya dengan AS.

"Nilai tukar lira Turki mencatatkan depresiasi tajam. Efek Turki ini dikhawatirkan membuat mata uang dolar AS menguat dan sebaliknya emerging markets lain termasuk rupiah melemah," katanya.

Krisis mata uang yang terjadi di Turki membuat indeks dolar AS mencatat rekor tertinggi ke level 96 poin. Selain itu, mata uang safe haven lain seperti Yen Jepang dan Franc Swiss juga menguat di tengah tingginya ketidakpastian global. 

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS

6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

6 hari lalu

BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

7 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal