Dolar AS Ditutup Tembus Rp14.600, Terparah di Asia Setelah Rupee India

Rahmat Fiansyah
ilustrasi. (Foto: Ant)

Sementara Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan Turki terancam krisis keuangan, investor global fokus dengan kondisi ekonomi di Turki seiring dengan meningkatnya kontrol ekonomi dari Presiden Erdogan dan memburuknya hubungannya dengan AS.

"Nilai tukar lira Turki mencatatkan depresiasi tajam. Efek Turki ini dikhawatirkan membuat mata uang dolar AS menguat dan sebaliknya emerging markets lain termasuk rupiah melemah," katanya.

Krisis mata uang yang terjadi di Turki membuat indeks dolar AS mencatat rekor tertinggi ke level 96 poin. Selain itu, mata uang safe haven lain seperti Yen Jepang dan Franc Swiss juga menguat di tengah tingginya ketidakpastian global. 

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 116 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Nasional
8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Makro
21 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Keuangan
22 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal