Namun, Trump sempat mengancam akan mencopot Powell dari jabatannya pada beberapa kesempatan setelah bank sentral menaikkan suku bunga pada 2018 dan bahkan menyebut Powell sebagai 'musuh' pada 2019.
Pada Maret 2020, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia memiliki hak untuk mencopot Powell sebagai Ketua The Fed. Namun, dia juga memuji Powell karena memangkas suku bunga menjadi nol untuk mencegah keruntuhan ekonomi.
Trump menominasikan Powell untuk menjabat sebagai kepala bank sentral AS pada November 2017. Powell kemudian diangkat kembali oleh Presiden Joe Biden untuk menjabat satu periode lagi.
Sebelumnya, Jerome Powell memastikan tidak akan mengundurkan diri jika Trump memintanya. Hal ini disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan setempat dalam waktu 48 jam setelah Trump terpilih sebagai Presiden AS.
"Tidak diizinkan menurut hukum," ucap Powell.
Terdapat hambatan hukum bagi Trump, dan presiden lainnya, untuk mencopot atau memecat Ketua The Fed. Hal itu memerlukan apa yang disebut bank sentral Amerika sebagai alasan yang tepat.