Ekonom: Impor Jagung untuk Turunkan Harga Daging Ayam

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Kementerian Pertanian)

"Artinya dari hitungan itu saja, kita masih ada surplus 2,05 juta ton PK di periode bulan September-Desember. Kondisi tersebut menunjukkan suplai jagung akan tetap aman sampai akhir tahun," kata Direktur Serealia, Ditjen Tanaman Pangan Kementan, Bambang Sugiharto dikutip dari keterangan resmi.

Namun, menurut Fithra data yang dimiliki Kementan tidak reliable dalam penghitungan pasokan pangan. Padahal, data dari Kementan sangat penting untuk menjadi acuan pemerintah melakukan impor bahan pangan.

"Selain itu data dari Kementan juga tidak reliable. Apalagi perhitungan produksi beras yang direvisi saya rasa ini hal yang sama dengan impor jagung yang saya rasa angkanya over estimated. Jadi ya saya rasa masih harus impor," ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro menjelaskan, masalah distribusi menjadi alasan mengapa harga jagung meningkat. Hal ini karena sebaran waktu dan lokasi produksi jagung yang bervariasi, di samping juga pabrikan pakan ternak tidak berada di sentra produksi jagung, sehingga perlu dijembatani antara sentra produksi dengan pengguna agar logistiknya murah.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
29 hari lalu

Kapolri Tanam Raya Jagung di Sumsel, Tuntaskan Target Swasembada Pangan Presiden

Nasional
1 bulan lalu

Pemerintah Buka Impor Jagung dari AS, Jamin Tak Ganggu Produksi Dalam Negeri

Health
2 bulan lalu

Daging Olahan Marak di Pasaran, Bahaya Kanker Mengintai

Nasional
3 bulan lalu

Pemerintah Tak akan Impor Jagung di 2026, Stok Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal