Ekonom Sebut Gaji ke-13 PNS Tak Efektif Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga

Antara
Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah Redjalam. (Foto: Ist)

Menurutnya, masyarakat cenderung menahan konsumsi secara berlebihan selama masih dalam kondisi yang penuh ketidakpastian akibat Covid-19. “Konsumsi barang yang bukan primer atau sekunder dan tersier itu pasti akan ditunda. Walaupun diberikan gaji ke-13 tetap saja dia akan menunda dulu,” ucapnya.

Tak hanya itu, Piter mengatakan masyarakat Indonesia juga lebih memilih untuk menyimpan uang mereka jika memang lebih dari kebutuhan sehari-hari.

“Walaupun ada gaji ke-13 tidak akan otomatis digunakan konsumsi beli baju. Kalau seandainya itu lebih, maka akan ditabung,” ujarnya.

Piter menilai pemulihan ekonomi hanya dapat dilakukan jika wabah Covid-19 telah berakhir sebab upaya yang saat ini dilakukan adalah untuk mempertahankan perekonomian.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

57 tahun lalu

Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Ini Rincian dan Besarannya

57 tahun lalu

Heboh Isu Gaji ke-13 ASN Dipangkas, Kemenkeu: Berita Hoaks

57 tahun lalu

Hore! Gaji ke-13 ASN Cair Bentar Lagi, Ini Jadwalnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal