Ekonom Sebut Gaji ke-13 PNS Tak Efektif Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga

Antara
Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah Redjalam. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Gaji ke-13 PNS hingga pensiunan akan cair minggu depan. Namun, kebijakan tersebut dinilai tidak akan efektif dalam mendongkrak konsumsi rumah tangga.

“Gaji ke-13 tidak akan secara signifikan mendorong konsumsi karena di tengah wabah sekarang ini perlambatan konsumsi tidak terelakkan. Itu sudah pasti terjadi,” kata Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah Redjalam, dikutip Sabtu (1/8/2020).

Piter menyatakan. saat ini masyarakat memprioritaskan membeli barang-barang yang kebutuhan primer terutama pangan. Dengan kata lain, barang-barang kebutuhan sekunder dan tersier diabaikan. “Tidak mungkin dikasih gaji ke-13 lalu makannya jadi 10 sampai 15 kali sehari. Tetap ada batasnya untuk primer,” ujarnya.

Pola konsumsi tersebut, menurut Piter, berbeda saat sebelum ada wabah Covid-19. Saat itu, banyak masyarakat yang membeli makanan, pakaian, motor, mobil, rumah, hingga berlian sehingga mendorong konsumsi menjadi tinggi.

“Sebelum wabah orang mengonsumsi barang primer, sekunder, dan tersier. Dengan adanya wabah mereka hanya konsumsi primer. Artinya mau bagaimana juga tetap turun,” katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
13 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

14 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong 

29 hari lalu

Demo di Balai Kota, APKSI Tuntut Gaji Ke-13 dan Pengangkatan PPPK Penuh Waktu

2 bulan lalu

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal