Kendati demikian, mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu masih optimistis dengan ekonomi Indonesia. Menurut dia, Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain.
Dia mencontohkan, Jerman yang merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Eropa sempat mengalami pertumbuhan PDB negatif 0,1 pada kuartal II-2019. Ekonomi Singapura juga sempat tumbuh negatif 3,3 persen pada kuartal yang sama.
"Indonesia masih stabil di atas 5 persen, Singapura sempat negative growth. Vietnam masih cukup tinggi, Eropa, Inggris, Jepang, India bahkan merosot di kisaran 5 persen. Thailand, Filipina terpengaruh juga. Jadi itu perlu kita waspadai," tuturnya.