Ekonomi Rusia Kontraksi 2,1 Persen Sepanjang 2022, Ekspor Energi Jadi Penopang

Aditya Pratama
Perekonomian Rusia pada mengalami kontraksi 2,1 persen sepanjang 2022. Angka ini jauh dari yang diperkirakan banyak pihak imbas invasi ke Ukraina. (Foto: Reuters)

Pembatasan ekspor yang diterapkan negara Barat untuk sektor energi Rusia hanya diterapkan secara bertahap sepanjang tahun. Hal ini mengakibatkan impor ke Eropa turun tajam sepanjang tahun lalu. 

Sementara, China dan India telah membeli banyak minyak Rusia sepanjang tahun lalu.

Naiknya harga minyak, gas, produk minyak bumi secara global, serta ekspor Rusia lainnya, seperti makanan dan pupuk telah membantu meningkatkan pendapatan ekspor negara tersebut.

Meskipun manufaktur dan perdagangan ritel menjadi beberapa sektor yang mengalami penurunan pada tahun 2022, pertanian, konstruksi, dan perhotelan mengalami pertumbuhan. 

Pabrik-pabrik yang memproduksi peralatan untuk angkatan bersenjata Rusia turut meningkatkan perekonomian negara.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

12 hari lalu

4 Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara, Dinyatakan Bersalah di Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor

13 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

14 hari lalu

Punya 25 Perjanjian Dagang, Indonesia Bidik Ekspor Otomotif ke Lebih dari 100 Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal